Senin, 30 April 2012

the case


11:30, 30th April 12
Noon Monday @my bedroom
Dunia pasti berputar, ada saatnya semua harus berubah                
Dunia pasti bertukar, kita harus siap hadapi semua
Ikhlaskan sgalanya, jalani semua yang ada di dunia ...

Begitulah kira2 lirik lagu karya Charly, sederhana tapi mengena. Pas untuk suasana hatiku sekarang. Karna baru saja mama mengalami penipuan. Dan Alhamdulillah belum dan jangan sampe ketipu.
Kronologisnya seperti ini, telepon rumah berdering dan kebetulan mama yang mengangkatnya. Penipu itu bilang kalau adikku yang sekolah di suatu pondok modern di jakarta mengalami pendarahan dan sekarang sedang berada di cipto. Kalau tidak cepat di tangani akan tidak tertolong. Dan harus membeli alat dulu dari singapura, kira2 9jutaan dan mereka minta di transfer. Wahh dalem hatiku udah ngerasa ada yang ga bener neh, aneh aja kedengerannya. Makanya aku ko kaya tenang aja, ga deg2an atau apa. Aku bilang mama sabar jangan terbawa emosi dan terburu”, karna itu semua dari setan.
Akhirnya saat menghubungi teman mama yang bekerja sebagai guru di pondok tersebut, dia mengatakan kalo gada yang terjadi disini. Saya rasa ini kerjaan orang dalam. Kalo bukan, ga mungkin dia tau adek saya ada di pondok, tau kelas berapa, wali kelasnya siapa dll. Sangat disayangkan, orang2 seperti ini menginjakkan kaki di suatu instansi yang tak berdosa, sehingga penilaian orang” terhadap pondok ini kan jadi buruk. Ketika sampai di pondok, mama bertemu adikku yang sedang mengikuti ujian dan tidak apa-apa. Alhamdulillah

Apabila ingin kaya, semestinya tidak menggunakan cara” yang kurang ajar lagi rendah seperti ini. kemampuan berkurang ajar memang seringkali di salahgunakan untuk kepentingan” pribadi yang tidak penting. Bagi teman” atau siapapun diluar sana, berfikirlah terlebih dahulu sebelum bertindak, karena setiap perbuatan yang kita lakukan itu seperti kaca, jika kita berbuat baik di depan kaca, kita akan mendapatkan kebaikan juga. Jika kita berbuat buruk depan kaca, kita akan mendapatkan keburukan jua. Misalnya kita tersenyum di depan kaca, maka kita pun mendapatkan senyuman semanis atau semasam sesuai dengan yang kita berikan.

Jadi tidak ada kata terpaksa. Misalnya, aku terpaksa melakukan penipuan karena butuh uang. Semua orang butuh uang. Bahkan bayi yang baru lahir pun butuh uang untuk kebutuhan sandangnya. Tapi apakah tidak ada jalan lain selain merugikan orang lain? Bayangkan saja yang kau lakukan itu berimbas padamu atau anakmu. Apa masih bisa kamu tertawa atas apa yang kamu lakukan terhadap oranglain.

Sesulit apapun hidup ini, jangan pernah mengabaikan satu dari yang 4 :
BERIMAN, BERFIKIR, BERAMAL, BERAKHLAK.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar