11:30, 30th April
12
Noon Monday @my
bedroom
Dunia pasti berputar, ada
saatnya semua harus berubah
Dunia pasti bertukar, kita
harus siap hadapi semua
Ikhlaskan sgalanya, jalani
semua yang ada di dunia ...
Begitulah kira2 lirik lagu
karya Charly, sederhana tapi mengena. Pas untuk suasana hatiku sekarang. Karna
baru saja mama mengalami penipuan. Dan Alhamdulillah belum dan jangan sampe
ketipu.
Kronologisnya seperti ini,
telepon rumah berdering dan kebetulan mama yang mengangkatnya. Penipu itu
bilang kalau adikku yang sekolah di suatu pondok modern di jakarta mengalami
pendarahan dan sekarang sedang berada di cipto. Kalau tidak cepat di tangani
akan tidak tertolong. Dan harus membeli alat dulu dari singapura, kira2 9jutaan
dan mereka minta di transfer. Wahh dalem hatiku udah ngerasa ada yang ga bener
neh, aneh aja kedengerannya. Makanya aku ko kaya tenang aja, ga deg2an atau
apa. Aku bilang mama sabar jangan terbawa emosi dan terburu”, karna itu semua
dari setan.
Akhirnya saat menghubungi
teman mama yang bekerja sebagai guru di pondok tersebut, dia mengatakan kalo
gada yang terjadi disini. Saya rasa ini kerjaan orang dalam. Kalo bukan, ga
mungkin dia tau adek saya ada di pondok, tau kelas berapa, wali kelasnya siapa
dll. Sangat disayangkan, orang2 seperti ini menginjakkan kaki di suatu instansi
yang tak berdosa, sehingga penilaian orang” terhadap pondok ini kan jadi buruk.
Ketika sampai di pondok, mama bertemu adikku yang sedang mengikuti ujian dan
tidak apa-apa. Alhamdulillah
Apabila ingin kaya,
semestinya tidak menggunakan cara” yang kurang ajar lagi rendah seperti ini. kemampuan
berkurang ajar memang seringkali di salahgunakan untuk kepentingan” pribadi
yang tidak penting. Bagi teman” atau siapapun diluar sana, berfikirlah terlebih
dahulu sebelum bertindak, karena setiap perbuatan yang kita lakukan itu seperti
kaca, jika kita berbuat baik di depan kaca, kita akan mendapatkan kebaikan
juga. Jika kita berbuat buruk depan kaca, kita akan mendapatkan keburukan jua.
Misalnya kita tersenyum di depan kaca, maka kita pun mendapatkan senyuman
semanis atau semasam sesuai dengan yang kita berikan.
Jadi tidak ada kata
terpaksa. Misalnya, aku terpaksa melakukan penipuan karena butuh uang. Semua
orang butuh uang. Bahkan bayi yang baru lahir pun butuh uang untuk kebutuhan
sandangnya. Tapi apakah tidak ada jalan lain selain merugikan orang lain?
Bayangkan saja yang kau lakukan itu berimbas padamu atau anakmu. Apa masih bisa
kamu tertawa atas apa yang kamu lakukan terhadap oranglain.
Sesulit apapun hidup ini,
jangan pernah mengabaikan satu dari yang 4 :
BERIMAN, BERFIKIR,
BERAMAL, BERAKHLAK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar