Evening,
29th April 12
@my
lovely bedroom ^^
Hari ini libur, seperti
biasa hari liburku dihabiskan di rumah saja. Bermalas”an. Entah kenapa dewasa
kini aku tidak menyukai hari libur. Itu membuat otakku krisis dan dalam keadaan
stagnant, padahal seharusnya tidak.
Bukankah berfikir tidak mengenal tempat dan hari. Kurasa dari pagi tidak ada
yang kulakukan selain melahap novel yang membuatku menyesal karena telah
membacanya. Beruntung bukan aku yang membelinya. Aku Cuma meminjamnya dari
kakaku. Ah! Amat disayangkan sekali kemampuan menulisnya yang bagus digunakan
untuk menjerumuskan anak muda. Apalagi setelah aku lihat penulisnya memakai
jilbab. Ckck. Sangat tragis. Padahal isi novelnya menunjukkan ia setuju sekali
dengan perzinahan, bukan hanya sekedar pacaran. Bahkan ‘bercinta’ sebelum
menikah ditulisnya tanpa beban. Begini akhir cerita novelnya, setelah bercinta,
sang pria mengajak wanita “menikahlah denganku”. Mungkin happy ending
maksudnya. Haha lucu sekali. Sampai hilang mood
ku setelah membaca novel itu. Menyesal aku membacanya. Rasanya tidak ingin
membaca novel lagi.
Di siang hari aku
mengganti bacaanku dengan buku2 warisan ayahku. Diantaranya “Lentera Al-Qur’an”
karya Quraish Shihab. Kurasa ayahku sangat menggemarinya. Banyak sekali koleksi
buku” ayahku yang merupakan karya beliau. Aku jadi ikut mengagumi ulama
indonesia yang satu itu. Pernah aku melihatnya secara langsung ketika beliau
menjadi nara sumber dalam seminar Al-Qur’an di kampusku. Melihatnya sangat dekat,
aku seperti di transfer cahaya Al-Qur’an yang menyinari wajahnya dan mungkin
juga hatinya. Aku lupa apakah ketika itu ayahku masih ada atau tidak, tapi
setiap melihat beliau aku seperti melihat ayahku. Walaupun berbeda, setidaknya
kulihat papa dan beliau memiliki kesamaan yaitu wajah yang cerah karna dawamu wudhu dan semangat yang selalu
muda, tak pernah puas dalam belajar dan ibadah. Dan keduanya sama” asli makassar. Yang pasti, aku sangat
mengagumi keduanya ^^
Oia, tadi abi sama mama
ilah (tante/kakanya mama) kesini. Maen sambil ngasi makan ikan ama kura. Aku
pinjem hp mama ilah buat ngirim foto” ustad Maulana yang ada dihpnya, kebetulan
suaraku kan lagi bindeng” gitu. Trus dikira abis sakit, eh malah dikasih duit.
Hihii. Alhamdulillah. Btw, udah magrib neh. Walaupun lagi ga solat, aku ga mau
waktu magribku buat nulis” ajah. Udah dulu yaa, dadahh ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar